on Friday, August 5, 2016
Pokemog Go resmi masuk Indonesia per 6 Agustus 2016

Yap, akhir-akhir ini di seluruh dunia, termasuk di Indonesia sedang heboh dengan game terbaru bernama Pokemon Go. Meski secara resmi baru hari ini Game tersebut muncul di play store Indonesia. Namun, gemanya sudah mulai terdengar sejak game ini baru rilis di negara-negara seperti Amerika dan New Zealand. Bahkan, per hari ini saya sudah menjumpai ada yang sudah mencapai level 34!

Saya sendiri baru sampai pada level 22. Yaa harap dimaklumi, karena sehari-hari disibukkan dengan kerjaan dimana harus masuk dari Senin-Sabtu, terlebih tinggal di kota yang cenderung sepi, sehingga mencari pokemon agak sedikit susah karena sesuai survei yang saya buat sendiri, pokemon akan semakin banyak muncul hanya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Medan, Surabaya. Tidak begitu banyak pokemon bisa ditemukan di kota kecil seperti Subang.

Yaa, untuk sementara ini saja yang bisa saya sampaikan. Sisanya akan diedit kemudian.

See you soon.
on Wednesday, June 22, 2016
Karena lagi bosen nggak ada kerjaan, jadi iseng-iseng nyari tutorial editing foto deh. Kali ini cara menggabungkan beberapa foto untuk menjadi satu kesatuan foto secara otomatis. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

 Follow these steps to Auto-Align your layers:
  1. Create a new document with the same dimensions as your source images.
  2. Open all your source images. With the Move tool, drag and drop each image into the new document.
    Each image should be on a separate layer.
  3. If you desire, you can choose a layer to use as a reference. Lock the reference layer.
    If you don’t set a reference layer, Photoshop analyzes the layers and then selects the layer in the center of the final composite as the reference.
  4. In the Layers panel, select all the layers you want to align and choose Edit→Auto-Align Layers.
  5. Choose one of the projection methods:
    • Auto: Photoshop analyzes the layers, decides which method would create the best composite, and then applies the alignment.
    • Perspective: Photoshop designates one of the layers as the reference layer. The remaining layers are transformed so that content is aligned.
    • Collage: This option enables you to move, rotate, and scale your layers to get your desired layout.
    • Cylindrical: This is a good option for panoramic shots. It places the reference layer in the center and then places remaining layers on an unfolded cylinder to minimize distortion.
    • Spherical: This option also places the reference layer in the center and places the remaining layers on a sphere to correct distortion. This option comes in handy when you want to align shots taken with a wide-angle lens.
    • Reposition: A good option when you need to stitch together oversized scanned images.
  6. Check options to correct for lens problems, such as Vignette Removal and Geometric Distortion.
    Vignetting is an exposure problem caused when light at the edges of the images is reduced and the edges become darkened. Geometric Distortionrefers to such problems as barrel (bulging out) and pincushion (pinching in) distortions.
  7. Click OK.
    Photoshop finds and aligns the common areas of the layers. If you’re stitching together images, you’re done. If the composite has visible seams or inconsistencies, you can apply the Auto-Blend Layers command.
If you’re creating the perfect shot, add a layer mask to your top layer, set your foreground color to black, and use the Brush tool (with the appropriate tip size) to paint over the portions you want to hide or delete. In a mask, black hides pixels, so the layer underneath shows through. Repeat this process of layer masking your content until you have the shot you want.

Tutorial tersebut diambil dari blog dummies.com
on Monday, March 28, 2016
Hai, kali ini saya coba mau kasih info soal bagaimana caranya membuat video yang bisa dimonetisasi di channel Youtube kamu. Jika kamu masih baru di dunia creator video Youtube, kadang masih bingung bagaimana cara video kamu bisa menghasilkan duit. Ada beberapa yang sudah mencoba membuat video namun selalu terganjal dengan isu copyright. Yang paling sering terjadi untuk background music yang kamu pakai untuk video kamu. Ini pengalaman pribadi. Namun, setelah saya coba cari-cari info untuk mengatasi ini, ketemulah saya dengan postingan dari google sendiri yang menyarankan menggunakan audio library yang bebas dari konten copyright, sehingga sepenuhnya kamu bisa memonetisasi video Youtube kamu tanpa harus khawatir dengan copyright content.

List musik ini bisa kamu download di sini.

Namun, ada beberapa yang perlu kamu penuhi sebelum musik ini bisa sepenuhnya kamu gunakan untuk video Youtube kamu. Misal, beberapa musik mengharuskan kamu mencantumkan nama composernya di deskripsi video Youtube kamu. Beberapa yang lain tidak perlu mencantumkan hal itu, dengan kata lain bisa secara penuh free untuk dipakai di video Youtube kamu dan juga bisa dimonetisasi tanpa harus khawatir diclaim oleh composer musik terkait.

Info lebih lanjut bisa dibaca di sini.

Jujur, info ini juga baru saya dapatkan persis hari kemarin. Saya sendiri belum mencoba, masih butuh waktu untuk menyiapkan bahan video yang hendak saya upload dengan musik tersebut. Jika nanti benar sudah membuktikan, akan saya jelaskan lebih detail tentang bagaimana tips dan triknya untuk memonetisasi video Youtube kamu.

Sebelum itu, silahkan kunjungi official Youtube channel saya di Aide Photography.

Jika kamu punya pengalaman mengenai monetisasi video Youtube yang sudah berhasil, boleh donk disharing disini. :-)

Terima kasih.